Newest Post

Archive for April 2013

Don't know where to Invest?

We are ready to recieve your investment. There are some reasons why we really need investation, first we actually so weak in finance this education center is a new business, so we still need finance support.

Actually right now, we have ready to run this business but still, we need not only the system but also we need medium to run this.

This business is education business. we have planning to make a course which have private system. so we need some medium such as building office, we need to advertising. We need every thing to make this business to be Great.

My problem is, i run out finance, it doesn't cause i'm bankrupt but i really run and start this education business with zero finance, all my monthly money from my mother i've spent to start this course, like recrutment for teacher and promote to some school.

I Would like to offer some stock in this coorporation. In Condition, you can support us in finance. I'm really really sure this company could be great. And even, i have a plan to make a school. so, if any other you interest to cooporate with us. Contact Us in Medan, North Sumatra, our adress at Bhayangkara St Number 391 Medan.

My Phone Number : 085760722852.

So what are you waiting for? we just need some office, and also finance to advertise this. Don't worry it's promising business. Stock in Indonesia, Investing in North sumatra. 

Investment

Senin, 08 April 2013
Posted by Unknown
Wiyono (kiri)
Jakarta (Dikdas): Ini peringatan bagi daerah yang ingin meluncurkan Peraturan Daerah tentang pendidikan gratis. Sebelum dijalankan, harus dianalisis terlebih dahulu sumber-sumber pembiayaan pendidikan, seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Dana Alokasi Khusus, dan pihak lain. 

Analisis perlu dilakukan sebab, bisa jadi, setelah meluncurkan Perda pendidikan gratis, Kementerian Keuangan memutus dana DAK. “Tiap tahun Kementerian Keuangan mengadakan kajian terhadap kemampuan keuangan daerah,” jelas Wiyono. “Apabila daerah itu sudah dianggap mampu apalagi sudah berani mencetuskan pendidikan gratis, maka tahun berikutnya otomatis dana DAK akan diputus.”

Tak semua kabupaten/kota menerima DAK. Jika satu kabupaten/kota mengalami pemutusan pemberian DAK, maka dana itu dialihkan ke daerah lain yang membutuhkan. Daftar penerima DAK tiap tahun berubah.

Makanya Pemda perlu melakukan pengkajian mendalam ihwal sumber pendanaan pendidikan. “Sumber dananya harus dipikirkan untuk sekian tahun ke depan, mungkin 10 tahun ke depan, mampu atau tidak,” tegas Wiyono.

Jangan sampai usai dicetuskan, Perda pendidikan gratis hanya berlaku setahun-dua tahun, lalu kembali ke kondisi semula. “Ini, kan, mengurangi kredibilitas Pemda,” tukas Wiyono

Pages

// Copyright © U-STAR (Be A Star with Us) //Anime-Note//Powered by Blogger // Designed by Johanes Djogan //