Newest Post

// Posted by :Unknown // On :Jumat, 15 Maret 2013

Jalan-Jalan asyik ala Kakak-Kakak U-Star


Beberapa waktu yang lalu kakak-kakak dari U-Star jalan-jalan boleh dikatakan cukup mendadak dan juga benar-benar tanpa persiapan sedikitpun. Hal ini bermula dari Kak Alex dan Kak Herman yang berkunjung ke tempat kak @abdillahfauzan saat itu mereka berdua lagi tidur-tiduran dan kemudian kak Alex bercerita tentang lokasi wisata yang bernama danau laut kawar. Setelah beberapa jam bercerita dengan mereka berdua kak Fauzan mengajak mereka untuk pergi refreshing ke daerah wisata. Dan ternyata kak Herman dan kak Alex setuju. Tak lama SMS tersebar kesejumlah teman-teman kami di Fakultas Teknik Unimed. Tak butuh waktu lama sejumlah orang berkumpul lebih tepatnya 9 orang pemuda-pemuda yang tampan nan rupawan (ceileeeh kaya yang bener aja) dan kemudian berangkat dengan satu destinasi, puncak sibayak (Jreeeng Jreeeng #music film 5cm).


Kami berangkat dengan destinasi yang pertama kami kunjungi adalah pemandian air panas si debu debu setelah menikmati suasana yang benar-benar beramgin disana selama berjam-jam kami lalu bergerak menuju sibayak. Disinilah petualangan dimulai. Kami tidak mendaki melainkan menggunakan sepeda motor sampai pada rest area dengan tanpa persiapan sama sekali seperti sepatu pendakian, jaket tebal, kayu bakar dan bahan bakar (minyak tanah) untuk membuat api unggun dan membakar ayam yang kami bawa dari Kota Medan. Kami berjuang dengan susah payah mendaki sampai rest area terlebih dengan sepeda motor yang merupakan sepeda motor bebek dan juga motor matik. Beberapa sepeda motor terbatuk melalui asap knalpot yang menghitam. Terpaksa sebagian turun dan tetap mendaki sementara sebagian yang lain berada diatas motor untuk membawanya naik keatas.

Dokumentasi Perjalanan Kami :


Kami akhirnya tiba di rest area. Masalah baru muncul, malam itu sangat-sangat dingin dan berkabut. Kami tidak mempunyai kayu bakar dan juga tidak mempunyai bahan bakar (minyak tanah) untuk membuat kayu bakar dan mamasak ayam yang sudah beku ditas kak Herman. Akhirnya Kak Rahmat pergi kebawah untuk mengumpulkan kayu bakar bersama kak Alex. Setelah ditemukan kayu bakar tersebut masalah kedua muncul dengan apa membakarnya terlebih dengan kayu yang ditemukan lembab dan bahkan ada yang masih basah oleh embun yang benar-benar dingin. Akhirnya motor kak Rahmat menjadi korban, kami membobol saluran bensin motor kak rahmat untuk mengambil bahan bakar. Akhirnya kami bisa membuat kayu bakar dengan sedikit insiden berupa api yang menyambar keatas karena kak Alex ceroboh menuang bensin (Ingat yah dik bahaya bensin itu sesuatu banget loh). Beruntung tidak ada yang terlalu serius menimpa kak Alex hanya bulu matanya yang ikut tersambar (hehehe).

Setelah selesai kami membakar ayam dan kemudian makan. Saat hampir mencapai pukul 05.00 WIB atau jam lima pagi kami masih berdebat apakah meneruskan untuk kepuncak atau tidak dengan keadaan tubuh yang lemas karena suhu yang semakin dan semakin menurun. Nafas kami mengepul kencang. Dan entah dari mana sosok kabut tebal datang menyeruak keheningan malam. Keadaan itu cukup mencekam bagi kami dikarenakan kami tidak memiliki pengalaman banyak soal gunung. Perdebatan pun diakhiri dengan pihak yang menolak meneruskan perjalanan ke puncak. Kelelahan dan rasa kantuk yang luar biasa menyerang kami membuat kami menghentikan perjalanan dan akhirnya memutuskan kembali turun dengan destinasi baru yakni kota Berastagi. Beberapa saat di Berastagi kami kembali pulang dan beristirahat di kota Medan.

Seru kan perjalanan kakak-kakak U-Star, yah kapan-kapan kalau adik-adik siswa-siswi kami ingin mengadakan perjalanan kami siap menemani kalian ketempat-tempat yang menarik dengan perjalanan dan petualangan baru yang seru dan asyik tentunya.

Sekian dari kami,
Salam Hangat, U-Star Corporation

Sign
CEO and Founder : @abdillahfauzan

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Pages

// Copyright © U-STAR (Be A Star with Us) //Anime-Note//Powered by Blogger // Designed by Johanes Djogan //